Global E-business and Collaboration

Proses bisnis adalah seperangkat kegiatan yang mendefinisikan bagaimana spesifik tugas-tugas bisnis dilakukan, dan merupakan cara yang unik di mana sebuah organisasi koordinat kerja, informasi, dan pengetahuan. Manajer perlu memperhatikan proses bisnis karena mereka yang menentukan bagaimana organisasi dapat menjalankan usahanya, dan mereka mungkin menjadi sumber keuntungan strategis. Ada proses bisnis yang spesifik untuk masing-masing fungsi bisnis utama, tetapi banyak bisnis proses yang lintas fungsional. Sistem informasi mengotomatisasi bagian dari proses bisnis, dan dapat membantu organisasi mendesain ulang.

Setiap bisnis dapat dilihat sebagai kumpulan proses bisnis, beberapa di antaranya merupakan bagian dari proses mencakup- lebih besar. Banyak proses bisnis yang terkait dengan area fungsional tertentu. Sebagai contoh, penjualan dan pemasaran fungsi bertanggung jawab untuk mengidentifikasi pelanggan, dan fungsi sumber daya manusia bertanggung jawab untuk mempekerjakan karyawan.

Kolaborasi dan kerja sama tim telah menjadi hal yang semakin penting dalam bisnis karena globalisasi, desentralisasi pengambilan keputusan, dan pertumbuhan pekerjaan di mana interaksi adalah aktivitas nilai tambah yang utama. Kolaborasi diyakini meningkatkan inovasi, produktivitas, kualitas, dan layanan pelanggan. Alat kolaborasi termasuk e-mail dan pesan (SMS), video, dunia maya, sistem jejaring sosial, ponsel, dan Internet seperti Google Apps / Web Sites, Microsoft SharePoint, dan Lotus Notes.

Departemen sistem informasi adalah unit organisasi formal yang bertanggung jawab untuk layanan teknologi informasi. Hal ini bertanggung jawab untuk menjaga hardware, software, penyimpanan data, dan jaringan yang terdiri infrastruktur TI perusahaan. Departemen terdiri dari spesialis, seperti programmer, analis sistem, pemimpin proyek, dan manajer sistem informasi, dan sering dipimpin oleh seorang CIO.

Programmer sangat terlatih spesialis teknis yang menulis petunjuk perangkat lunak untuk komputer. Sistem analis merupakan penghubung utama antara kelompok sistem informasi dan seluruh organisasi. Ini adalah tugas sistem analis untuk menerjemahkan masalah bisnis dan persyaratan menjadi kebutuhan informasi dan sistem. Manajer sistem informasi adalah pemimpin tim programmer dan analis, manajer proyek, manajer fasilitas fisik, manajer telekomunikasi, atau spesialis basis data. Mereka juga manajer operasi komputer dan staf entri data. Juga, spesialis eksternal, seperti vendor perangkat keras dan produsen, perusahaan perangkat lunak, dan konsultan, sering berpartisipasi dalam hari-hari operasi dan jangka panjang perencanaan sistem informasi.

Information Systems in Global Business Today

Sistem informasi dalam suatu pemahaman yang sederhana dapat didefinisikan sebagai satu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasibagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang serupa.Para pemakai biasanya tergabungdalam suatu entitas organisasi formal, seperti Departemen atau Lembaga suatu Instansi mulai dari Direktorat, Bidang, Bagian sampai pada unit terkecil dibawahnya. Informasi menjelaskan mengenai organisasi atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang telah terja dimasa lalu, apa yang sedang terjadi sekarang dan apa yang mungkin akan terjadi dimasa yang akan datang tentang organisasi tersebut.

Sistem informasi dapat merupakan kombinasi teratur apapun dari orang –orang, hardware, software, jaringan komunikasi, dan sumber daya data yang mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam sebuah organisasi. Orang bergantung pada sistem informasi untuk berkomunikasi antara satu sama lain dengan menggunakan berbagai jenis alat fisik (hardware), perintah dan prosedur pemrosesan informasi (software), saluran komunikasi (jaringan), dan data yang disimpan (sumberdaya data) sejak permulaan peradaban.

Manajemen tidak dapat mengabaikan sistem informasi karena sistem informasi memainkan peran yang kritikal di dalam organisasi. Sistem informasi ini sangat mempengaruhi secara langsung bagaimana manajemen mengambil keputusan, membuat rencana, dan mengelola para pegawainya, serta  meningkatkan  sasaran kinerja yang hendak dicapai, yaitu bagaimana menetapkan ukuran atau bobot setiap tujuan/kegiatan, menetapkan standar pelayanan minimum, dan bagaimana menetapkan standar  dan prosedur  pelayanan  baku kepada masyarakat.Oleh karenanya, tanggung jawab  terhadap sistem informasi tidak dapat didelegasikan begitu saja kepada sembarang pengambil keputusan.

Semakin meningkat saling ketergantungan antara rencana strategis instansi, peraturan dan prosedur disatu sisi dengan sistem informasi (software, hardware, database, dan telekomunikasi) disisi yang lainnya. Perubahan di satu komponen akan mempengaruhi komponen lainnya. Hubungan ini menjadi sangat kritikal manakala manajemen ingin membuat rencana ke depan. Aktivitas apa yang akan dilakukan lima tahun kedepan biasanya juga sangat tergantung kepada sistem apa yang tersedia untuk dapat melaksanakannya. Sebagai contoh, peningkatan produktivitas kerja para pegawai sangat tergantung pada jenis dan kualitas dari sistem informasi organisasi.

Perubahan lain dalam hubungan sistem informasi dengan organisasi adalah semakin meningkatnya cakupan dan ruang lingkup dari sistem informasi dan aplikasinya. Pengembangan dan pengelolaan sistem dewasa ini membutuhkan  keterlibatan banyak  pihak  didalam organisasi, jika dibandingkan peran dan keterlibatanya pada periode-periode yang lalu. Sebagaimana sudah disampaikan dengan meningkatnya kecenderungan organisasi berteknologi digital, maka sistem informasi didalam organisasi dapat meliputi jangkauan yang semakin luas hingga kepada masyarakat, instansi pemerintahan lainnya, dan bahkan  informasi mengenai perkembangan politik terakhir.

Satu alasan mengapa sistem informasi memainkan peran  yang sangat besar dan  berpengaruh di dalam organisasi adalah karena semakin tingginya kemampuan teknologi komputer dan semakin murahnya biaya pemanfaatan teknologi komputer tersebut. Semakin baiknya kemampuan komputer telah menghasilkan jaringan komunikasi yang kuat yang dapat digunakan organisasi untuk melakukan akses informasi dengan cepat dari berbagai penjuru dunia serta untuk mengendalikan aktivitas yang tidak terbatas pada ruang dan waktu.